Categories
Parenting

Pengasuhan Ramah Anak Bagian 4

5. Pastikan ada waktu membangun kehangatan dengan anak. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk menumbuhkan kehangatan dengan anak. Misalnya, bermain bersama, rekreasi atau hal sederhana dengan cara mengalokasikan waktu makan bersama anak. Penelitian yang diterbitkan di Journal of Family Psychology menunjukkan, rutin makan bersama keluarga bisa membuat anak berperilaku baik dan lebih berkonsentrasi di sekolah. Menurut peneliti dari University of Oklahoma dan Oklahoma State University di Oklahoma, Amerika Serikat, anak yang rutin makan bersama keluarga memiliki kemampuan sosial lebih baik, lebih berkonsentrasi dan jarang bermasalah di sekolah.

6. Pastikan anak didampingi saat menonton televisi atau dipilihkan acara yang ramah anak. Bukan rahasia lagi, televisi satu sisi berifat informatif, edukatif dan menghibur, namun di sisi lain masih banyak menyisakan masalah. Seiring dengan cepatnya perkembangan teknologi informatika dan bisnis, sekarang ini masih banyak sekali penayangan dan anime yang dapat membahayakan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Menurut pantauan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selama Agustus 2014, dari 355 pelanggaran ada 168 tayangan bermuatan kekerasan atau persentasenya mencapai 47,32 %. Hal ini menunjukkan bahwa tayangan dengan adegan kekerasan masih diminati oleh insan media untuk menampilkan dalam isi siarannya. Mengingat kondisi layar Televisi demikian adanya, orangtua dan seluruh anggota keluarga perlu mendampingi anak untuk memastikan acara yang tepat ditonton oleh anak. Sekaligus memberikan literasi agar anak memiliki daya !lter memilih acara yang ramah untuk tumbuh kembang mereka.

7. Pastikan anak memilih game yang edukatif. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat 95% pusat perbelanjaan atau mal di Indonesia menampilkan permainan anak yang tidak mendidik sehingga mengancam perilaku dan psikologi anak. Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, merupakan kota terbanyak menampilkan permainan tersebut. Permainan yang kurang mendidik tersebut diantaranya; permainan yang bermuatan kekerasan, muatan perjudian, hingga masuk dalam kategori konten pornogra!.

Diakui bahwa untuk mewujudkan pengasuhan ramah anak dengan berpijak pada 7 (tujuh) pilar tersebut membutuhkan proses. Usaha dan komitmen yang besar melakukan langkah positif dalam pengasuhan anak merupakah langkah fundamental untuk membangun generasi berkualitas. Semoga kita menjadi bagian dari orang yang selalu melakukan yang terbaik untuk anak Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *