Indonesia Antisipasi Adu Penalti

JAKARTA — Tim nasional Indonesia akan menghadapi Thailand dalam partai final Piala Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) U-16, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu hari ini. Skuad asuhan pelatih Fakhri Husaini itu ingin mengukir sejarah merebut piala yang gagal direbut pada 2013. Menghadapi Thailand, Fakhri mengatakan timnya akan tetap mempertahankan skema bermain cepat yang biasa diterapkan. Formasi 4-3-3 rencananya kembali digunakan untuk membongkar pola permainan ball possession ala Thailand. “Kami tetap main dengan cara kami. Tentu penting bagi kami menjaga konsistensi cara bermain kami yang coba untuk bermain cepat, melakukan transisi secara cepat,” kata Fakhri saat dihubungi Tempo kemarin. Fakhri mengatakan Thailand memiliki tipikal bermain yang sama dengan skuad senior dan skuad U- 23 mereka. Pola bermain ball possession dan agresif kerap digunakan sebagai senjata pamungkas mereka. “Mereka tim yang sudah dibangun cukup lama. Soalnya materi pemain mereka yang sekarang itu sama dengan materi pemain yang kami hadapi saat AFF tahun lalu ataupun di Kualifikasi AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) tahun lalu.

Artinya, kerja sama mereka sudah pasti baik,” kata Fakhri. Ia mengatakan pertandingan hari ini akan berlangsung alot. Karena itu pula, ia telah menyiapkan Hamsa Lestaluhu cs untuk berlatih tendangan penalti. Ia mengantisipasi pertandingan berakhir imbang dan harus diakhiri lewat adu penalti. “Persiapan kami hari ini yang membedakan adalah adanya latihan tambahan persiapan jika pertandingan harus ditentukan pemenangnya lewat adu penalti. Tadi kami sempat memfokuskan latihan di situ. Lainnya kami tetap persiapan dengan latihan normal,” ucap Fakhri. Pertandingan final Piala AFF U-16 antara Indonesia melawan Thailand akan digelar pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Sebelumnya, tim yang gagal menang di semifinal, yakni Malaysia dan Myanmar, akan berebut posisi ketiga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *